Kamis, 31 Januari 2013

8 Mobil Berkekuatan Ekstrim di Tahun 2013

Tahun 2012 kini sudah tergantikan dengan hadirnya 2013. Namun hal ini tidak membuat setiap pabrikan berhenti menawarkan varian anyar yang mampu berlari kencang.

Hal ini pun telah dijanjikan para produsen otomotif didunia, dengan siap melahirkan mobil-mobil super di 2013 dengan memiliki performa ekstrem. Berikut:8 Mobil Berkekuatan Ekstrim di Tahun 2013

1. McLaren P1
Kolaborasi McLaren dan Ferrari untuk bisa membawa nuansa F1 kejalanan, akan terwujud. Dan kali ini McLaren P1 lah yang pertama hadir, bahkan siap dijual dipasaran pada September 2013.

Dan mobil anyar ini pun disinyalir mampu menyemburkan tenaga hingga 600 bhp. Namun sayang harga untuk mobil balap yang sia berada dijalanan pun belum bisa diketahui.
 
2. Lamborghini Aventador Roadster
Mobil yang diklaim menjadi mobil terbaik Aventador ini. Dengan menggendong mesin V12 diperkirakan mampu menyemburkan tenaga hingga 690 bhp. Dan mampu memiliki Top speed hingga 217 mph, dan hanya butuh 3 detik untuk mencapai 0-62 mph.

Bahkan mobil anyar Aventador Roadster ini pun akan memiliki targa style dengan dua potong serat karbon atap, dengan hanya memiliki berat 6kg. Dan mobil anyar ini pun diperkirakan akan hadir di bulan maret atau disaat musim panas tiba.


3. Ferrari F150
Setelah McLaren memperkenalkan McLaren P1, kini giliran Ferrari yang memperkenalkan hasil kolaborasi kedua pabrikan mobil super ini.

Pasalnya Ferrari akan memperkenalkan pengganti Ferrari Enzo, Ferrari F150. Dengan menggending mesin V12 dikimpoikan dengan sistem KERS bergaya F1, diperkirakan mampu menyemburkan tenaga hingga 800 bhp.

Ini akan berat sekitar 1100kg dan akan didukung oleh mesin, mid-mount V12 dikimpoikan dengan sistem KERS-gaya F1 hibrida untuk kombinasi output lebih dari 800bhp.

Spontan para pengengendara yang mengendarai mobil ini pun, akan merasakan kekuatan mobil layaknya sebuah mobil balap F1.


4. Ferrari F12 Berlinetta
Setelah akan memperkenalkan Ferarri F150, Ferrari juga siap memperkenalkan Ferrari F12 Berlinetta di Maret 2013, yang menjadi kendaraan anyar yang pernah dilahirkan Ferrari.

Dengan menggendong mesin V12 diprediksi akan menyemburkan tenaga hingga 730 bhp, lebih kencang 119 bhp dari F12 Successor 599GTB. Dan mobil anyar ini pun hanya butuh 3,1 detik untuk mencapai 0-62 mph, dengan memiliki top speed hingga 211mph. Mobil anyar Ferrari ini pun siap di lepas pada kisaran £239,736.


5. Aston Martin Vanquish Volante 
Versi tertinggi Aston martin ini akan dilepas paling lambat di Agustus 2013, dan siap dikirimkan diakhir tahun.

Sama seperti versi mobil super lainnya, astin Martin Vanquish Volante akan menggendong mesin V12, berkapastias 5,9 liter mampu menyemburkan tenaga hingga 565 bhp. Aston Martin Vanquish Volante pun siap dilepas pada kisaran harga £ 200.000.


6. Lamborghini Sesto Elemento
Dengan memiliki berat 999 kg mobil ringan yang satu ini juga akan ikut hadir ditahun ini. Dengan menggendong mesin V10, kendaraan ini diklaim hanya butuh 2,5 detik untuk menempuh 62 mph,
 
dan mampu mencapai topspeed hingga 562 bhp.
Mobil yang hanya dibuat 20 unit didunia kali ini pun siap dilepas pada kisaran harga £1.5 juta.


7. Mercedes SLS Black Series
Ditahun ular air ini pabrikan Jerman Mercedes Benz juga akan ikut melahirkan mobil anyar. Dengan menggendong mesin V8 berkapasitas 6,2 liter Mercedes SLS Black Series pun mampu menye,mburkan tenaga hingga 622 bhp.

Bahkan rencananya mobil anyar SLS lainnya dengan menggendong versi listrik juga akan hadir di bulan Juni 2013. Dan siap dilepas pada kisaran £ 335,000.


8. Porsche 918 Spyder
Porsche 918 Spyder pun diperkirakan akan hadir di September 2013. Mobil anyar ini akan mulai produksi pada tanggal 18 September 2013. Porsche 918 Spyder disinyalir akan lebih cepat dari Porsche Carrera GT.

Porsche 918 kali ini akan menggendong mesin V8 berkapasitas 4.6 liter, yang siap dikimpoikan dengan Twin electic Motors.

Porsche 918 pun mampu menyemburkan tenaga hingga 784bhp. Bahkan hanya butuh waktu hanya 3,2 detik untuk mencapai 62 mph, dan memiliki topspeed hingga 199 mph. Bahkan untuk masalah emsisi gas buang mobil anyar ini hanya 70 g/km CO2.
 

10 Film Indonesia yang Pernah Masuk dalam Seleksi Oscar

Setiap tahunnya, Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) memilih satu film produksi sineas Indonesia untuk menjadi wakil negara dalam ajang prestisius, Academy Awards.

Sejak tahun 1984, setiap tahunnya PPFI mengirimkan sebuah film untuk berkompetisi dengan puluhan film dari negara-negara lain dalam kategori Best Foreign Languange Film. Memang hanya 5 yang nantinya diumumkan di pesta puncak ajang Oscar dan sayangnya wakil Indonesia belum pernah masuk ke 5 besar setiap tahunnya.

Tahun ini, Indonesia mengirimkan SANG PENARI untuk ikut dalam seleksi. Film, garapan Ifa Isfansyah ini sebelumnya menang sebagai Film Terbaik FFI 2011. Adaptasi novel RONGGENG DUKUH PARUK karya Ahmad Tohari ini kini menjadi harapan perfilman Indonesia untuk lebih dikenal dunia lewat ajang sebesar Oscar.

Menang atau tidak itu persoalan nanti, yang pasti Indonesia patut bangga karena film-filmnya diakui juri Oscar sebagai kontestan yang patut diperhitungkan.

Berikut:10 Film Indonesia yang Pernah Masuk dalam Seleksi Oscar

1. Sang Penari (Tiny Dancer)


Novel RONGGENG DUKUH PARUK karya Ahmad Tohari diadaptasi dengan baik oleh Ifa Isfansyah. Garapannya ini menghasilkan Piala Citra FFI 2011 sebagai Film Terbaik.

SANG PENARI bercerita tentang cerita cinta antara Rasus (Oka Antara) dan Srintil (Prisia Nasution) dengan setting desa miskin di era 1960-an. Keduanya saling mencinta.

Akan tetapi, Srintil yang dipercaya sebagai titisan ronggeng harus mengabdikan diri kepada seluruh warga desa. Rasus merasa cintanya dirampas, ia pun memutuskan pergi dari desa untuk menjadi tentara.

Rasus yang terus memendam cintanya memutuskan untuk kembali ke desa demi menemui Srintil. Keputusannya ini menuntunnya ke sebuah persimpangan, antara membela negara dan merebut cintanya kembali.

2. Dibawah Lindungan Kabah (Under The Protection Of Kabah) 



Hanny R Saputra mengangkat kisah novel karya Buya Hamka menjadi drama cinta yang megah dan mendayu. DI BAWAH LINDUNGAN KABAH dipilih mewakili Indonesia pada ajang Oscar 2012.

Film yang dibintangi oleh Herjunot Ali dan Laudya Chintya Bella ini mengambil setting daerah Minangkabau, Sumatera Barat, di era 1920an. Hamid (Junot) dan Zainab (Bella) tak bisa

mempersatukan cinta mereka karena perbedaan kelas sosial (ekonomi) mereka. Hal tersebut tak membuat keduanya patah semangat untuk merajut cinta dan berbagi impian.

Keduanya harus berjuang terus membuktikan bahwa setiap orang berhak mencintai dan dicintai. Cinta keduanya pun diuji dengan berat saat Hamid diusir dari kampung atas tuduhan melanggar norma susila, sedang Zainab akan dijodohkan oleh orang tuanya.

3. Alangkah Lucunya Negeri Ini (How Funny This Country Is)


Muluk (Reza Rahadian) adalah sarjana lulusan S1 yang kesulitan mendapat pekerjaan meski sudah melamar ke sana ke mari. Pencariannya yang panjang akhirnya berakhir pada sebuah kelompok pencuri yang sebagian besar terdiri dari anak-anak. Demi memperoleh status "pekerja", Muluk menawarkan diri menjadi manajer hasil curian di kelompok tersebut.

Film garapan Deddy Mizwar ini menawarkan banyak sekali kritik sosial kepada masyarakat tenang persoalan sosial, agama, norma, sampai budi pekerti. Tokoh Muluk dalam cerita ini dibenturkan pada dilema antara mengentaskan pencuri-pencuri kecil tersebut atau tidak melakukan apa-apa karena ia tahu hal tersebut pasti ditentang oleh lingkungan sosial.

Alangkah Lucunya Negeri Ini menjadi wakil Indonesia untuk Oscar tahun 2011, namun tidak berhasil sampai 5 besar.

4. Jamila dan Sang Presiden (Jamila And The President)




Duet Atiqah Hasiholan dan Christine Hakim diarahkan oleh Ratna Sarumpaet untuk bermain apik dalam film drama politik berat berbalut kisah pembunuhan.

Jamila (Atiqah Hasiholan) adalah seorang pekerja seks komersial yang dipenjara karena telah membunuh seorang menteri. Selama di penjara, sipir Ria (Christine Hakim) mencari tahu tentang latar belakang Jamila dan apa yang menjadi sebab ia menjadi pembunuh.

Film ini dengan gayanya yang kelam memaparkan tentang perdagangan manusia yang marak terjadi di negara berkembang, khususnya Indonesia.


Jamila dan Sang Presiden diikutkan seleksi pada Oscar 2010 dan tak berhasil lolos ke peringkat 5 besar.

5. Denias Senandung Diatas Awan (Denias Singing In The
Cloud)



Sutradara John de Rantau mengajak kita ke tanah Papua dan mengenalkan pemandangannya yang indah lewat Denias. Seluruh lanskap indah tanah Papua direkam dan dimasukkan ke dalam film.

Akan tetapi bukan itu yang membuat film ini kuat. Kisah Denias (Albert Fakdawer), seorang anak yang hidup di desa terpencil Papua, dalam memperjuangkan hak pendidikan lah yang patut diacungi jempol.

Denias bersaing dengan THE PHOTOGRAPH dan juga OPERA JAWA untuk ajang seleksi tahun 2008. Film ini akhirnya terpilih meski pada akhirnya tak bisa masuk 5 besar.

6. Berbagi Suami (Love For Shared) 


Berbagi Suami menceritakan 3 kisah para wanita dari berbagai kelas sosial, agama, dan etnis. Meski berbeda latar belakang, ketiganya sama-sama menyoal tentang isu poligami.

Ketiga kisah di dalam film antara lain:
Kisah Salma (Kalangan atas, etnis Betawi)
Kisah Siti (Kalangan bawah, etnis Jawa )
Kisang Ming (Etnis Cina)

Didukung oleh ensemble cast yang mumpuni, ketiga kisah yang ternyata berkaitan satu sama lain ini menjadi sebuah suguhan drama bermutu yang berisi kritik sosial.

Berbagi Suami diikutsertakan dalam ajang Oscar 2007 namun tak berhasil mencapai 5 besar.

7. GIE 


Dari CATATAN SEORANG DEMONSTRAN, Riri Riza menghasilkan karya yang megah serta kolosal. Dalam penggarapannya, Riri melibatkan banyak orang baik sebagai pemeran utama dan pendukung, mau pun para figuran.

GIE bercerita tentang sosok Soe Hoe Gie (Nicholas Saputra), mahasiswa Universitas Indonesia yang kritis sebagai aktivis dan juga seorang pecinta lingkungan. Film ini merupakan biopik kehidupan sang aktivis dengan sedikit dramatisasi.

Soe Hoe Gie semasa hidupnya terus memperjuangkan keadilan di Indonesia. Salah satu tujuannya menggerakan mahasiswa untuk menggulingkan rezim Soekarno meski sejatinya ia menghormati Soekarno sebagai founding father Indonesia. GIE menyorot tentang usahanya tersebut serta kehidupannya selepas rezim Soekarno runtuh.

GIE berhasil menjadi Film Terbaik FFI 2005. Keikutsertaannya dalam ajang Oscar 2005 tak sampai 5 besar kandidat Best Foreign Language Film.

8. Biola Tak Berdawai (Stringless Volin) 


Biola Tak Berdawai bercerita tentang kehidupan Renjani (Ria Irawan), seorang balerina yang sedang memulihkan diri akibat pernah diperkosa. Dalam pemulihan dirinya tersebut, Renjani memutuskan untuk membangun sebuah panti asuhan.

Niat mulianya tersebut mempertemukannya dengan orang-orang baru dalam kehidupannya, seperti Dr. Wid (Jajang C Noer), seorang dokter yang adalah anak dari seorang pelacur dan juga Dewa (Dicky Lebrianto) seorang anak cacat yang mengalami distorsi fungsi otak.

Rasa sayang Renjani kepada Dewa membuatnya bertekad untuk terus merawat "anaknya" tersebut. Sampai suatu saat ia tahu bahwa Dewa bisa sembuh dengan terapi musik. Ia pun bertemu dengan Bhisma (Nicholas Saputra) seorang pemain biola yang membantunya untuk menyembuhkan Dewa.

Film drama yang punya ending mengejutkan ini disutradarai oleh Sekar Ayu Asmara.

9. Ca Bau Kan (The Courtesan)


Ca Bau Kan adalah film drama yang diangkat dari novel karya Remy Sylado. Setting ceritanya mencakup zaman kolonial Belanda di era 1930-an, pendudukan Jepang pada 1940-an, sampai pasca-kemerdekaan tahun 1960.

Ca Bau Kan dalam bahasa Hokkian punya arti "perempuan". Pada saat zaman kolonial istilah ini diasosiasikan dengan pelacur, gundik, atau perempuan simpanan orang Tionghoa.

Film ini mengangkat kisah kehidupan seorang wanita pribumi bernama Tinung (Lola Amaria), seorang ca-bau-kan yang hidup di daerah Kaljodo, Batavia. Kehidupan Tinung berat dan berliku, namun sejak pertemuannya dengan Tan Pen Liang (Ferry Salim), ia bisa menata hidupnya kembali meski melalui perjuangan panjang.

Film ini disutradarai oleh Nia di Nata, dan dimainkan antara lain oleh Niniek L. Karim, Ferry Salim dan Lola Amaria.

10. Daun Diatas Bantal (Leaf On A Pillow)

Daun Diatas Bantal adalah film garapan salah satu maestro perfilman tanah air, Garin Nugroho. Film yang berkisah tentang kehidupan anak jalanan di kota Yogyakarta ini makin kuat dari segi keaktingan dengan hadirnya Christine Hakim sebagai ibu Asih.

Yang membuat film ini unik selain ceritanya yang solid adalah para pemerannya yang terdiri dari anak-anak jalanan sungguhan. Dengan cerdik Garin mengarahkan mereka memerankan kisah mereka sendiri.

Meski tak lolos nominasi Oscar, Daun Diatas Bantal masuk Un Certain Regard section pada Cannes Film Festival 1998.

Honda CB150R atau Yamaha New V-ixion?

Jakarta, KompasOtomotif — Yamaha V-ixion Lightning versus Honda CB150R Streetfire, persaingan panas yang sudah menjalar ke hati pengguna sepeda motor sport di Indonesia. Keduanya muncul kali pertama secara bersamaan di Jakarta Motorcycle Show 2012 (JMCS 2012), dan diklaim banyak diminati alias memperoleh pesanan.




Keduanya diproduksi menjelang akhir tahun ini. Menurut Direktur Pemasaran PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Sutarya, V-ixion Lightning mulai diproduksi pada Desember 2012. Adapun harga dan penjualan dari Honda, menurut Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), akan diumumkan dalam waktu dekat.

Bagi Anda yang sudah penasaran, kendati detail atau spesifikasi belum dipublikasi secara resmi, KompasOtomotif sudah bisa membandingkannya. 

1. Desain. Keduanya sama-sama langsing, tetapi Yamaha lebih ceking. Dari depan, lampu kelihatan mirip. Namun dari samping, Honda ditambahi dengan aksentuasi silver. Bagian belakang, desain V-ixion meruncing dengan posisi begel menyatu bodi. Adapun CB150R mirip New Mega Pro, tetapi lebih dekat dengan CB400R. Shroud (bahu) Yamaha didesain lebar dan tajam, sedangkan Honda mengandalkan ukuran besar.

2. Panel dan tangki sama-sama enak dijepit, kendati desainnya beda. Yamaha sudah punya tutup tangki dengan magnet pembuka yang merupakan inovasi baru. Honda mengandalkan tutup tangki seperti yang digunakan pada Tiger atau Mega Pro, dengan magnet dan kunci.

Panel instrumen sama-sama mengombinasikan digital (speedometer) dan jarum analog (tachometer). Inovasi dilakukan Yamaha dengan menambahkan kata ”Hi Bro” ketika mesin dinyalakan.

3. Rangka. New V-ixion tetap dengan deltabox yang sporty. Mesin seolah-olah menggantung tanpa penyangga di bawah. Berkat rangka itu, sekilas tampak ringkas. Sebaliknya, CB150R lebih pede dengan rangka pipa. Mesinnya digantung dan disangga. Karena bentuk penyangganya mirip teralis yang mengapit mesin, maka ia disebut juga CB150R teralis.

4. Mesin. Yamaha mempertahankan mesin lama, SOHC 4-klep berpendingin air dikombinasi dengan transmisi lima percepatan. Sistem injeksinya diperbarui dan sudah menggunakan close loop dengan sensor O2. Tidak ada starter engkol, tetapi hanya mengandalkan motor starter yang dioperasikan dengan menekan tombol.

Honda menggunakan mesin DOHC 4-klep berkolaborasi dengan transmisi enam percepatan. SOHC Yamaha menjanjikan bobot yang ringan dan lincah melibas tikungan, tetapi mesin DOHC lebih digdaya untuk putaran atas.

5. Kaki-kaki. Suspensinya sama, monoshock di belakang. Ukuran ban Honda, depan 80/90-17 dan belakang 100/80-17. V-Ixion lebih lebar dengan depan 90/80-17 dan belakang 120/70-17 serta pelek 2,15 inci di depan plus 3,5 inci di belakang.

Untuk performa, kita tunggu rilis resmi dan sesi test ride!

Galatasaray Gaet Pemain Bintang Demi Popularitas di Video Game

Galatasaray - Pihak Galatasaray akhirnya buka-bukaan soal tujuan mereka menggaet Wesley Sneidjer dan Didier Drogba. Rupanya, bukan ingin mengejar prestasi, klub papan atas Turki itu semata-mata hanya ingi meraih popularitas dalam permainan video game. CEO galatasaray Lutfu Aribogan mengungkapkan, sebetulnya galatasaray sudah berada di posisi puncak liga Turki dan lolos di fase
16 besar Liga champions. Jadi sebenarnya tidak perlu menghamburkan uang untuk belanja pemain di musim dingin ini.



Tapi ana-anak sekarang hanya memakai Real Madird, Barcelona, Chelsea atau Manchester United di FIFA 13 dan PES2013. Saya ingin mengubah itu,"ungkapnya lagi. FIFA13 merupakan game sepak bola yang sangat popular saat ini. Bayangkan saja, dalam lima hari sejak pertama dirilis, game besutan EA Sport tersebut sudah terjual lebih dari 4,5 juta copy di seluruh dunia.

Dari fakta itu, Aribogan berpikir bahwa  melalui video game, Galatasaray punya peluang besar untuk bisa lebih terkenal di penjuru dunia. Yang nantinya juga akan berimbas kepada seluruh aspek termasuk pemasukan keuangan klub.

"Saya bertanya kepada anak saya yang masih berusia 13 tahun, Carlton, mengapa dia selalu menggunakan Madrid dan bukan Galatasaray. Dia lalu menjawab "Ayah, tidak ada yang ingin menjadi Milan Baros atu Umut Bulut". Jadi kami memutuskan mencari pemain yang diinginkan anak-anak seperti Sneidjer dan Drogba," jelas Aribogan dikutip Dirty Tackle, Rabu, 30 Januari 2013.