Kamis, 31 Januari 2013

Galatasaray Gaet Pemain Bintang Demi Popularitas di Video Game

Galatasaray - Pihak Galatasaray akhirnya buka-bukaan soal tujuan mereka menggaet Wesley Sneidjer dan Didier Drogba. Rupanya, bukan ingin mengejar prestasi, klub papan atas Turki itu semata-mata hanya ingi meraih popularitas dalam permainan video game. CEO galatasaray Lutfu Aribogan mengungkapkan, sebetulnya galatasaray sudah berada di posisi puncak liga Turki dan lolos di fase
16 besar Liga champions. Jadi sebenarnya tidak perlu menghamburkan uang untuk belanja pemain di musim dingin ini.



Tapi ana-anak sekarang hanya memakai Real Madird, Barcelona, Chelsea atau Manchester United di FIFA 13 dan PES2013. Saya ingin mengubah itu,"ungkapnya lagi. FIFA13 merupakan game sepak bola yang sangat popular saat ini. Bayangkan saja, dalam lima hari sejak pertama dirilis, game besutan EA Sport tersebut sudah terjual lebih dari 4,5 juta copy di seluruh dunia.

Dari fakta itu, Aribogan berpikir bahwa  melalui video game, Galatasaray punya peluang besar untuk bisa lebih terkenal di penjuru dunia. Yang nantinya juga akan berimbas kepada seluruh aspek termasuk pemasukan keuangan klub.

"Saya bertanya kepada anak saya yang masih berusia 13 tahun, Carlton, mengapa dia selalu menggunakan Madrid dan bukan Galatasaray. Dia lalu menjawab "Ayah, tidak ada yang ingin menjadi Milan Baros atu Umut Bulut". Jadi kami memutuskan mencari pemain yang diinginkan anak-anak seperti Sneidjer dan Drogba," jelas Aribogan dikutip Dirty Tackle, Rabu, 30 Januari 2013.

Minggu, 20 Januari 2013

Perbedaan Honda CBR150R dibanding CB150R

Posted by iwanbanaran in Honda, Otomotif.
Tags: ,
trackback

IMG_5024Banyak yang penasaran apa aja sih yang berbeda antara siStreet Fire dibanding kakaknya…CBR150R. Klaim engine yang sama plek membuat semua orang berasumsi bahwa CB150R hanyalah versi downgrade dari CBR150R. Nah…mumpung bertemu dengan pak Edhi yang lagi datang keYogya, beliau akhirnya secara gamblang memberikan presentasi khusus guna memberikan pencerahan similar/unsimilar kedua motorsport. Berikut penjelasannya…..
Body frame
IMG_4985 IMG_4989 Jelas secara kasat mata keduanya menganut tipe sasis berbeda. Jika CBR dibekali tipe Twin tube atau dikenal deltabox, maka CB diamond steel frame/trellis type. Dua-duanya mempunyai keunggulan sebab sifatnya yang rigid. Bahkan untuk CB, sasis disinyalir lebih enteng dibanding CBR150. Tidak heran bobot begitu ringan yakni hanya 122kg
Desain bodyIMG_4991IMG_4997

Suspensi belakangIMG_4993
Untuk hal ini….CB150R sedikit unggul dibanding CBR150 karena sudah dicangkokin sistem Pro-Link. Keunggulannya bantingan lebih lembut dan daya redam terhadap benturan roda keaspal terkontrol dengan baik. Efeknya….pengendara tidak mudah tergoncang akibat jalanan rusak atau berlubang. Begitu pula handling…..CB150R akan anteng walau pada prakteknya sifairing masih unggul dimata IWB. Bisa jadi akibat kombinasi ban gambot serta  kehandalan sasis deltabox….
PGM FIIMG_4996
CBR150R mempunyai O2 sensor sedang CB150R tidak. Tapi untuk PGM-FI….sinaked merupakan generasi baru (step 4) sementara sifairing step 3. Lho opo bedanya??. Disinyalir sami mawon. Hanya sebutan untuk menunjukkan versi saja….
SaklarIMG_4998
Dua-duanya tidak dibekali pass switch lamp atau lampu tembak. Alasannya motor merupakan AHO sistem…so tidak perlu perangkat tersebut. Secara pribadi IWB memang sedikit kurang setuju sebab dengan adanya pass switch lamp akan mempersingkat atau mempercepat respon ketimbang hanya mengandalkan tombol high beam atau lampu jauh.
Regulator rectiferIMG_5001
Ukuran regulator CB150R lebih mungil. Hal ini dikarenakan sinaked bike dibekali kick starter. Kemudian untuk setingan idle atau langsam. CBR150R sudah auto menyesuaikan kondisi sedang CB masih manual (awal setingan saja)
Camshaft dan kick starterIMG_5003
CB150 dibekali kick starter sedang CBR150 hanya electric. Selain itu, untuk camsaft serta derajat pengapian dimapping ulang menyesuaikan karakter CB150R yang lebih torqy
Silinder head dan cover crankIMG_5002IMG_5005
Sebagai kompensasi hilangnya O2 sensor, AHM menggantinya dengan SASS (scondary air system suply) yang dipasang pada silinder head CB150R. Untuk komponen ini CBR150R tidak ada. Begitu pula cover crack engine….keduanya sedikit berbeda.
Nah…itulah perbedaan yang bisa digali antar kedua produk. Mungkin hanya ukuran gear yang tidak dimasukkan diatas yakni 15 depan dan 43 belakang (CBR150R) sementara 15 depan dan 45 belakang sang Street Fire. Sudah cukup jelas bukan? Pilih mana nih CB150R atau CBR150R???

Suarez Tak Berhenti Berbuat "Dosa" di Inggris

Musim lalu, tindakan rasial Luis Suarez diganjar hukuman berat


Luis Suarez (REUTERS/Phil Noble)
VIVAbola - Musim lalu, tindakan rasial Luis Suarez di pentas Premier League diganjar hukuman berat. Ternyata, musim ini, Suarez belum kapok.
Pemain internasional Uruguay itu bergabung ke Liverpool pada Januari 2011. The Reds berharap pemain bernama lengkap Luis Alberto Suarez Diaz itu bisa menjadi pengganti sepadan bagi Fernando Torres yang memilih hijrah ke Chelsea. Harapan Liverpool terhadap pemain kelahiran Salto, Uruguay itu tidak sia-sia.

Datang dengan nilai transfer £22.8 juta (sempat menjadi pembelian termahal Liverpool sebelum transfer Andy Carrol sebesar £35 juta), Suarez mampu menjadi mesin gol The Reds. Tidak butuh waktu lama bagi El Pistolero untuk beradaptasi dengan kerasnya Premier League.

Mantan pemain Groningen dan Ajax Amsterdam itu bahkan menyumbangkan satu gol kemenangan di debut bersama Liverpool pada 2 Februari 2011. Meski memulai laga dari bangku cadangan, Suarez mencetak gol kedua Liverpool saat menaklukkan Stoke City 2-0.

Selama dua tahun mengenakan kostum Liverpool, Suarez sukses membukukan 40 gol, 21 assist dari 81 pertandingan. Beberapa golnya bahkan dicetak melalui aksi fantastis striker kelas dunia. Salah satunya ketika dia membantu timnya bermain imbang 1-1 dengan Newcastle pada awal November 2012 lalu.

The Reds yang sempat tertinggal di penghujung babak pertama, mampu menyamakan kedudukan di menit 67 lewat gol cantik Suarez yang mampu mengontrol umpan panjang dari rekannya dengan dada. Selanjutnya, dia mengecoh kiper lawan sebelum menyontek bola ke gawang.

"Dia mencetak gol yang sulit dipercaya. Dia bisa mengontrol bola hasil umpan panjang dengan teknik yang dia miliki. Selanjutnya dia membawa bola dengan teknik berkelas untuk diceploskan ke gawang lawan," puji legenda Liverpool, Charlie Adam.

Namun, bersamaan dengan penampilan apiknya, Suarez juga kerap meramaikan berita di media massa dengan sejumlah aksi kontroversialnya. Sebab, dia kerap melakukan berbagai cara demi meraih keuntungan untuk timnya. Seperti melakukan diving dan mencetak gol dengan sentuhan tangan.

2 Aksi Kontroversial di Musim Ini
Sedikitnya, ada dua aksi kontroversial yang dilakukan Suarez sepanjang musim ini. Pertama terjadi saat Liverpool melawan Stoke City pada Oktober 2012 lalu. Dalam laga yang berkesudahan tanpa gol itu, Suarez dikritik karena dianggap melakukan diving.

Sempat bungkam beberapa bulan, Suarez akhirnya buka mulut dan mengakui aksi memalukan tersebut. "Saya dituduh curang dengan menjatuhkan diri. Saya membenarkan. Saya ingin memberikan kemenangan buat Liverpool. Namun, kemudian saya menyesalinya," ungkap Suarez.

Pengakuan 'dosa' striker asal Uruguay tersebut membuat kubu The Reds, terutama manajer Brendan Rodgers gusar. Mantan manajer Swansea City itu menilai Suarez telah melakukan kesalahan dan akan memanggilnya untuk berbicara empat mata.

"Itu sebuah kesalahan dan tidak bisa diterima. Saya harus bicara dengan Suarez serta mendiskusikannya secara internal," kata Rodgers dikutip Sky Sports. Rodgers pantas malu, sebab awalnya dia mati-matian membela Suarez sebelum pengakuan ini.

Sementara itu, dosa kedua Suarez terjadi pada Senin awal pekan lalu. Suarez menggunakan tangan sebelum mencetak gol sekaligus mengunci kemenangan 2-1 Liverpool atas klub nonliga, Mansfield Town dalam lanjutan babak ketiga Piala FA. Tapi, untuk kejadian yang satu ini dia enggan disalahkan.

Pemain 25 tahun itu menyatakan dalam kasus itu merupakan korban pemberitaan media massa yang terlalu membesarkan setiap masalah yang menimpanya. "Bola mengenai tangan saya secara tidak sengaja. Orang-orang lalu mengkritik karena saya kemudian mencium tangan saat merayakan gol," kata Suarez.

"Media selalu membesarkan masalah yang saya hadapi demi keuntungan mereka. Sekarang saya katakan, sebaiknya mereka lebih sering membahas soal sepakbola sepenuhnya dan bukan hal-hal lain di luar itu," keluh Suarez.

Namun, apapun itu, aksi kontroversial yang kerap dilakukan Suarez mendapat sorotan dari para lawan. Salah satunya dari Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson yang mengaku khawatir timnya bakal menjadi korban "aksi curang" Suarez jika kedua tim bersua.

"Saya pikir anak itu sarat dengan kontroversi. Saya tidak tahu apakah dia menikmatinya atau tidak. Tapi, ini sesuatu yang tidak kami inginkan terjadi pada kami," kata Ferguson.
Dari Gigit Pemain Hingga Aksi Rasis
Dua aksi kontroversial ini bukanlah yang pertama di sepanjang karier sepakbola Suarez. Saat masih membela Ajax Amsterdam, Suarez pernah menggigit bahu pemain PSV Eindhoven, Otman Bakkal saat kedua tim bersua pada 2010 silam. Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) memutuskan untuk menskors Suarez dalam tujuh pertandingan.

Selain itu, Suarez juga menjadi musuh nomor satu publik Ghana setelah dengan sengaja menggagalkan bola yang hampir pasti masuk ke gawang Uruguay dengan tangannya di Piala Dunia 2010 lalu. Meski Suarez diusir wasit, Ghana gagal mencetak gol tambahan karena penalti striker Ghana, Asamoah Gyan membentur mistar.

Suarez tidak kapok untuk berulah. Pada laga Liverpool kontra Fulham pada Desember 2011 silam, Suarez mengacungkan jari tengah kepada publik Fulham yang memang meneriakinya sepanjang laga. Komite Disiplin FA dengan tegas menjatuhi Suarez sanksi larangan tampil satu laga plus denda £20.000.

Namun, dari kesemuanya, aksi kontroversial Suarez yang paling mengundang perhatian publik dan berbuah sanksi berat adalah ketika dianggap melakukan aksi rasisme terhadap bek MU, Patrice Evra dalam laga Liverpool kontra MU di Anfield, 15 Oktober 2011.

Evra mendapat ucapan rasis dari mantan pemain Ajax tersebut lebih dari 10 kali sepanjang laga berlangsung. Pada 20 Desember 2011, FA pun memutuskan Suarez bersalah dan dijatuhi larangan tampil pada delapan laga Liverpool, plus denda Rp559 juta.

Suarez pun menunjukkan kekecewaannya terhadap sanksi itu dengan tidak membalas ajakan jabat tangan Evra jelang laga MU kontra Liverpool pada 11 Februari 2012 lalu. Sikap tak terpuji Suarez dibalas rekan setim Evra, Rio Ferdinand yang menolak berjabat tangan dengan striker Uruguay itu.
Musim ini baru separuh jalan, dan Suarez kembali berulah. Tampaknya, El Pistolero akan terus menebar sensasi di Inggris. (one)

Senin, 19 November 2012

Misteri Otak Jenius Albert Einstein Terungkap

Einstein memiliki karakter otak yang berbeda dari orang kebanyakan.

Albert Einstein

Albert Einstein (http://alberteinsteinquotes.info)

 

VIVAnews - Ilmuwan legendaris Albert Einstein telah lama dianggap sebagai salah satu orang yang sangat jenius yang pernah hidup. Ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana bisa Einstein begitu istimewa di dunia sains?

Teka teki tersebut menemukan titik terang saat para ilmuwan menemukan sebuah petunjuk dari dalam otak milik fisikawan itu. Menurut sebuah studi baru yang dipimpin antropolog evolusi, Dean Falk dari Florida State University  (FSU), ditemukan bahwa bagian dari otak Einstein tidak seperti otak orang kebanyakan dan memiliki kemampuan kognitif yang luar biasa.

"Beberapa hal tampak normal," kata Falk kepada The Huffington Post. "Ukurannya normal, bentuk otak secara keseluruhan asimetris, dan itu normal. Apa yang tidak biasa adalah kompleksitas dan konvolusi (lipatan cembung di permukaan otak) di berbagai bagian otak," ujarnya.

Menurut pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh Universitas, dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "Brain" edisi 16 November 2012, terungkap deskripsi seluruh korteks serebral Einstein. Korteks serebral merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15-33 miliar neuron.

Untuk melakukan hal ini, Falk dan rekan-rekannya meneliti 14 foto baru yang belum terungkap dari otak Einstein. Foto itu, kata Falk, sulit untuk didapatkan.

Dokumen Foto Otak Einstein
Catatan National Public Radio (NPR), sebuah organisasi media Amerika
Serikat, menyebutkan saat Einstein meninggal pada 1955 otaknya telah dikeluarkan oleh Thomas Harvey, seorang dokter di rumah sakit tempat Einstein meninggal. Sangat mungkin bahwa Harvey tidak pernah mendapat izin untuk mengeluarkan otak sang jenius itu.
Tetapi penulis Brian Burrell dalam "Postcards from the Brain Museum" mengatakan dokter tersebut mendapat persetujuan dari anak Einstein. Harvey mengatakan bahwa ia bermaksud untuk mempelajari otak Einstein. Atau setidaknya, Harvey akan berupaya menemukan ilmuwan lain untuk melakukannya.

Berkat Harvey, para ilmuwan dapat mempelajari otak Einstein berdasarkan sejumlah foto dan slide spesimen yang telah disiapkan oleh Harvey. Otak tersebut, yang difoto dari berbagai sudut, juga telah dipotong menjadi 240 blok dan slide-nya telah dibuat secara histologis.

Sebagai catatan pernyataan FSU, sebagian besar foto, blok dan slide telah hilang dari publik selama lebih dari 55 tahun. Untungnya, sejumlah dari dokumen tersebut baru-baru ini telah ditemukan kembali dan beberapa dokumen saat ini dapat ditemukan di National Museum of Health and Medicine.

Dokumen tersebut tersisa sebanyak 14 berkas. Meski demikian, Falk dan rekan-rekannya tetap mampu melihat lebih dekat, dan mencari tahu misteri yang tersimpan di otak Einstein.

Keistimewaan Otak Einstein
Apa yang mereka temukan adalah keajaiban. "Meskipun ukuran keseluruhan dan bentuk asimetris otak Einstein tergolong normal, tapi prefrontal somatosensori, motor utama, parietal, temporal dan korteks oksipital miliknya luar biasa," kata Falk.

"Ini mungkin telah memberikan dasar-dasar neurologis untuk beberapa kemampuan visuospatial (kemampuan seseorang untuk memahami konsep melalui representasi visual) dan matematika," tambahnya.

Falk menjelaskan, misalnya bagian dari lobus frontal Einstein yang "ekstra sulit". Lobus parietal milik pencetus teori relativitas ini dalam beberapa bagian "luar biasa asimetris". Sedangkan somatosensori utama dan korteks motorik (daerah yang biasanya mewakili wajah dan lidah) itu "sangat luas di belahan otak kiri."

Falk pun mengaku terpesona. Selain Falk, kekhasan tersebut juga mengundang pertanyaan bagi Albert Galaburda, seorang ilmuwan syaraf di Harvard Medical School di Boston.

"Di antaranya adalah apakah Einstein memiliki otak khusus yang cenderung menjadikannya seorang fisikawan besar, atau apakah aktivitas fisika yang besar menyebabkan bagian-bagian tertentu dari otaknya berkembang," kata Galaburda, dalam majalah Science.
Kejeniusan Einstein, kata Galaburda, itu mungkin karena "beberapa kombinasi dari otak khusus dan pengaruh lingkungan yang Einstein tinggali."

Bukan Fenomena Baru


Namun yang menarik, penelitian otak Einstein bukanlah sebuah fenomena baru. Menurut BBC, pada 1999, para ilmuwan di Ontario McMaster University
mampu membandingkan bentuk dan ukuran otak Einstein dengan sekitar 90
orang yang memiliki kecerdasan rata-rata.

Para peneliti, yang juga menggunakan beberapa foto Harvey, pada waktu itu menemukan setidaknya "satu area otaknya secara signifikan berbeda daripada kebanyakan orang."

Bertahun-tahun kemudian, pada majalah Science terbitan 2009, Falk menuliskan analisa otak Einstein, dan mengklaim telah mengidentifikasi "sejumlah fitur yang tidak biasa, yang sebelumnya tidak dikenal."

Pintu sekarang terbuka bagi para ilmuwan lain untuk mempelajari lebih lanjut tentang otak fisikawan legendaris tersebut. Misalnya, Falk mengatakan, para ilmuwan bisa melihat "otak orang-orang jenius lain dan membandingkannya dengan Einstein."

"Ada sebuah revolusi terjadi di neuroscience saat ini dan ada teknologi yang bisa membuat gambar lebih bermakna," katanya. "Kami masih belajar dari Einstein, bertahun-tahun setelah kematiannya," ujar Falk. (ren)