Senin, 19 November 2012

Perang Dunia II

Perang Dunia II, atau Perang Dunia Kedua (biasa disingkat PDII) adalah konflik militer global yang terjadi pada 1 September 1939 sampai 2 September 1945 yang melibatkan sebagian besar negara di dunia, termasuk semua kekuatan-kekuatan besar yang dibagi menjadi dua aliansi militer yang berlawanan: Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terbesar sepanjang sejarah dengan lebih dari 100 juta personel. Dalam keadaan "perang total," pihak yang terlibat mengerahkan seluruh bidang ekonomi, industri, dan kemampuan ilmiah untuk melayani usaha perang, menghapus perbedaan antara sipil dan sumber-sumber militer. Lebih dari tujuh puluh juta orang, mayoritas warga sipil, tewas. Hal ini menjadikan Perang Dunia II sebagai konflik paling mematikan dalam sejarah manusia.
Umumnya dapat dikatakan bahwa peperangan dimulai saat Jerman menginvasi PolandiaJepang menyerah kepada tentara Amerika Serikat. Secara resmi PD II berakhir ketika Jepang menandatangani dokumen Japanese Instrument of Surrender di atas kapal USS Missouri pada tanggal 2 September 1945, 6 tahun setelah perang dimulai. pada tanggal 1 September 1939, dan berakhir pada tanggal 14 Agustus 1945 pada saat
Perang Dunia II berkecamuk di tiga benua tua; yaitu Afrika, Asia dan Eropa. Berikut adalah data pertempuran-pertempuran dan peristiwa penting di setiap benua.

1937: Perang Sino-Jepang

Konflik perang mulai di Asia beberapa tahun sesudah pertikaian di Eropa. Jepang telah menginvasi Cina pada tahun 1931, jauh sebelum Perang Dunia II dimulai di Eropa. Pada 1 Maret, Jepang menunjuk Henry Pu Yi menjadi kaisar di Manchukuo, negara boneka bentukan Jepang di Manchuria. Pada 1937, perang dimulai ketika Jepang mengambil alih Manchuria.
Roosevelt menandatangani sebuah perintah eksekutif yang tidak diterbitkan (rahasia) pada Mei 1940 yang mengijinkan personel militer AS untuk mundur dari tugas sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam operasi terselubung di Cina sebagai "American Volunteer Group" (AVG) (juga dikenal sebagai Harimau Terbang Chennault). Selama tujuh bulan, kelompok Harimau Terbang berhasil menghancurkan sekitar 600 pesawat Jepang, menenggelamkan sejumlah kapal Jepang, dan menghentikan invasi Jepang terhadap Burma. Dengan adanya tindakan Amerika Serikat dan negara lainnya yang memotong ekspor ke Jepang, maka Jepang merencanakan serangan terhadap Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 tanpa peringatan deklarasi perang; sehingga mengakibatkan kerusakan parah pada Armada Pasifik Amerika. Hari berikutnya, pasukan Jepang tiba di Hong Kong, yang kemudian menyebabkan menyerahnya pasukan Inggris pada Hari Natal di bulan itu.

1940: Jajahan Perancis Vichy

Pada 1940, Jepang menduduki Indocina Perancis (kini Vietnam) sesuai persetujuan dengan Pemerintahan Vichy meskipun secara lokal terdapat kekuatan Pembebasan Perancis (Forces Françaises Libres/FFL), dan bergabung dengan kekuatan Poros Jerman serta Italia. Aksi ini menguatkan konflik Jepang dengan Amerika Serikat dan Britania Raya yang bereaksi dengan memboikot kiriman minyak terhadap Jepang.

1941: Pearl Harbor, A.S. turut serta dalam perang, invasi Jepang di Asia Tenggara



Serangan udara terhadap USS West Virginia dan USS Tennessee di Pearl Harbor.
Pada 7 Desember 1941, pesawat Jepang dikomandoi oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo melaksanakan serangan udara kejutan terhadap Pearl Harbor, pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik. Pasukan Jepang menghadapi perlawanan kecil dan menghancurkan pelabuhan tersebut. AS dengan segera mengumumkan perang terhadap Jepang.
Bersamaan dengan serangan terhadap Pearl Harbor, Jepang juga menyerang pangkalan udara AS di Filipina. Setelah serangan ini, Jepang menginvasi Filipina dan koloni-koloni Inggris di Hong Kong, Malaya, Borneo dan Birma dengan maksud selanjutnya menguasai ladang minyak Hindia Belanda. Seluruh wilayah ini dan daerah yang lebih luas lagi, jatuh ke tangan Jepang dalam waktu beberapa bulan saja. Markas Britania Raya di Singapura juga dikuasai, yang dianggap oleh Churchill sebagai salah satu kekalahan dan sejarah yang paling memalukan bagi Britania.

1942: Invasi Hindia-Belanda

Penyerbuan ke Hindia Belanda diawali dengan serangan Jepang ke Labuan, Brunei, Singapura, Semenanjung Malaya, Palembang, Tarakan dan Balikpapan yang merupakan daerah-daerah sumber minyak. Jepang sengaja mengambil taktik tersebut sebagai taktik gurita yang bertujuan mengisolasi kekuatan Hindia Belanda dan Sekutunya yang tergabung dalam front ABDA (America (Amerika Serikat), British (Inggris), Dutch (Belanda), Australia) yang berkedudukan di Bandung. Serangan-serangan itu mengakibatkan kehancuran pada armada laut ABDA khususnya Australia dan Belanda.
Sejak peristiwa ini, Sekutu akhirnya memindahkan basis pertahanannya ke Australia meskipun demikian Sekutu masih mempertahankan beberapa kekuatannya di Hindia Belanda agar tidak membuat Hindia Belanda merasa ditinggalkan dalam pertempuran ini.
Jepang mengadakan serangan laut besar-besaran ke Pulau Jawa pada bulan Februari-Maret 1942 dimana terjadi Pertempuran Laut Jawa antara armada laut Jepang melawan armada gabungan yang dipimpin oleh Laksamana Karel Doorman. Armada Gabungan sekutu kalah dan Karel Doorman gugur.
Jepang menyerbu Batavia (Jakarta) yang akhirnya dinyatakan sebagai kota terbuka, kemudian terus menembus Subang dan berhasil menembus garis pertahanan Lembang-Ciater, kota Bandung yang menjadi pusat pertahanan Sekutu-Hindia Belanda terancam. Sementara di front Jawa Timur, tentara Jepang berhasil menyerang Surabaya sehingga kekuatan Belanda ditarik sampai garis pertahanan Porong.
Terancamnya kota Bandung yang menjadi pusat pertahanan dan pengungsian membuat panglima Hindia Belanda Letnan Jendral Ter Poorten mengambil inisiatif mengadakan perdamaian. Kemudian diadakannya perundingan antara Tentara Jepang yang dipimpin oleh Jendral Hitoshi Imamura dengan pihak Belanda yang diwakili Letnan Jendral Ter Poorten dan Gubernur Jendral jhr A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Pada Awalnya Belanda bermaksud menyerahkan kota Bandung namun tidak mengadakan kapitulasi atau penyerahan kekuasaan Hindia Belanda kepada Pihak Jepang. Pada saat itu posisi Panglima tertinggi angkatan perang Hindia Belanda tidak lagi berada pada Gubernur Jendral namun diserahkan kepada Ter Poorten sehingga dilain waktu Belanda menganggap bahwa kedudukan di Hindia Belanda masih tetap sah dilanjutkan. Namun setelah Jepang mengancam akan mengebom kota Bandung akhirnya Jendral Ter Poorten setuju untuk menyerah tanpa syarat kepada Jepang.

1942: Laut Coral, Port Moresby, Midway, Guadalcanal

Pada Mei 1942, serangan laut terhadap Port Moresby, Papua Nugini digagalkan oleh pasukan Sekutu dalam Perang Laut Coral. Kalau saja penguasaan Port Moresby berhasil, Angkatan Laut Jepang dapat juga menyerang Australia. Ini merupakan perlawanan pertama yang berhasil terhadap rencana Jepang dan pertarungan laut pertama yang hanya menggunakan kapal induk. Sebulan kemudian invasi Atol Midway dapat dicegah dengan terpecahnya pesan rahasia Jepang, menyebabkan pemimpin Angkatan Laut AS mengetahui target berikut Jepang yaitu Atol Midway. Pertempuran ini menyebabkan Jepang kehilangan empat kapal induk yang industri Jepang tidak dapat menggantikannya, sementara Angkatan Laut AS kehilangan satu kapal induk. Kemenangan besar buat AS ini menyebabkan Angkatan Laut Jepang kini dalam posisi bertahan.

Pendaratan AS di Pasifik, Agustus 1942-Agustus 1945
Namun, dalam bulan Juli penyerangan darat terhadap Port Moresby dijalankan melalui Track Kokoda yang kasar. Di sini pasukan Jepang bertemu dengan pasukan cadangan Australia, banyak dari mereka masih muda dan tak terlatih, menjalankan aksi perang dengan keras kepala menjaga garis belakang sampai tibanya pasukan reguler Australia dari aksi di Afrika Utara, Yunani dan Timur Tengah.
Para pemimpin Sekutu telah setuju mengalahkan Nazi Jerman adalah prioritas utama masuknya Amerika ke dalam perang. Namun pasukan AS dan Australia mulai menyerang wilayah yang telah jatuh, mulai dari Pulau Guadalcanal, melawan tentara Jepang yang getir dan bertahan kukuh. Pada 7 Agustus 1942 pulau tersebut diserang oleh Amerika Serikat. Pada akhir Agustus dan awal September, selagi perang berkecamuk di Guadalcanal, sebuah serangan amfibi Jepang di timur New Guinea dihadapi oleh pasukan Australia dalam Teluk Milne, dan pasukan darat Jepang menderita kekalahan meyakinkan yang pertama. Di Guadalcanal, pertahanan Jepang runtuh pada Februari 1943.

1943–45: Serangan Sekutu di Asia dan Pasifik

Pasukan Australia and AS melancarkan kampanye yang panjang untuk merebut kembali bagian yang diduduki oleh Pasukan Jepang di Kepulauan Solomon, New Guinea dan Hindia Belanda, dan mengalami beberapa perlawanan paling sengit selama perang. Seluruh Kepulauan Solomon direbut kembali pada tahun 1943, New Britain dan New Ireland pada tahun 1944. Pada saat Filipina sedang direbut kembali pada akhir tahun 1944, Pertempuran Teluk Leyte berkecamuk, yang disebut sebagai perang laut terbesar sepanjang sejarah. Serangan besar terakhir di area Pasifik barat daya adalah kampanye Borneo pertengahan tahun 1945, yang ditujukan untuk mengucilkan sisa-sisa pasukan Jepang di Asia Tenggara, dan menyelamatkan tawanan perang Sekutu.
Kapal selam dan pesawat-pesawat Sekutu juga menyerang kapal dagang Jepang, yang menyebabkan industri di Jepang kekurangan bahan baku. Bahan baku industri sendiri merupakan salah satu alasan Jepang memulai perang di Asia. Keadaan ini semakin efektif setelah Marinir AS merebut pulau-pulau yang lebih dekat ke kepulauan Jepang.
Tentara Nasionalis Cina (Kuomintang) dibawah pimpinan Chiang Kai-shek dan Tentara Komunis Cina dibawah Mao Zedong, keduanya sama-sama menentang pendudukan Jepang terhadap Cina, tetapi tidak pernah benar-benar bersekutu untuk melawan Jepang. Konflik kedua kekuatan ini telah lama terjadi jauh sebelum Perang Dunia II dimulai, yang terus berlanjut, sampai batasan tertentu selama perang, walaupun lebih tidak kelihatan.
Pasukan Jepang telah merebut sebagian dari Burma, memutuskan Jalan Burma yang digunakan oleh Sekutu untuk memasok Tentara Nasionalis Cina. Hal ini menyebabkan Sekutu harus menyusun suatu logistik udara berkelanjutan yang besar, yang lebih dikenal sebagai "flying the Hump". Divisi-divisi Cina yang dipimpin dan dilatih oleh AS, satu divisi Inggris, dan beberapa ribu tentara AS, membersihkan Burma utara dari pasukan Jepang sehingga Jalan Ledo dapat dibangun untuk menggantikan Jalan Burma. Lebih ke selatan, induk dari tentara Jepang di kawasan perang ini berperang sampai terhenti di perbatasan Burma-India oleh Tentara ke-14 Inggris yang dikenal sebagai "Forgotten Army", yang dipimpin oleh Mayor Jendral Wingate yang kemudian melancarkan serangan balik dan berhasil dengan taktik gerilyanya yang terkenal dan bahkan dijadikan acuan bagi Tentara dan Pejuang Indonesia pada tahun 1945–1949. Setelah merebut kembali seluruh Burma, serangan direncanakan ke semenanjung Malaya ketika perang berakhir.

1945: Iwo Jima, Okinawa, bom atom, penyerahan Jepang


Bom atom berjulukan Fat Man, menimbulkan cendawan asap di atas kota Nagasaki, Jepang.

Perebutan pulau-pulau seperti Iwo Jima dan Okinawa oleh pasukan AS menyebabkan Kepulauan Jepang berada dalam jangkauan serangan laut dan udara Sekutu. Di antara kota-kota lain, Tokyo dibom bakar oleh Sekutu, dimana dalam penyerangan awal sendiri ada 90.000 orang tewas akibat kebakaran hebat di seluruh kota. Jumlah korban yang tinggi ini disebabkan oleh kondisi penduduk yang padat di sekitar sentra produksi dan konstruksi kayu serta kertas pada rumah penduduk yang banyak terdapat pada masa itu. Tanggal 6 Agustus 1945, bomber B-29 "Enola Gay" yang dipiloti oleh Kolonel Paul Tibbets, Jr.bom atom Little Boy di Hiroshima, yang secara efektif menghancurkan kota tersebut. melepaskan satu
Pada tanggal 8 Agustus 1945, Uni Soviet mendeklarasikan perang terhadap Jepang, seperti yang telah disetujui pada Konferensi Yalta, dan melancarkan serangan besar terhadap Manchuria yang diduduki Jepang (Operasi Badai Agustus). Tanggal 9 Agustus 1945,pesawat bomber jenis Boeing B-29 Superfortress "Bock's Car" yang dipiloti oleh Mayor Charles Sweeney melepaskan satu bom atom Fat Man di Nagasaki.
Kombinasi antara penggunaan bom atom dan keterlibatan baru Uni Soviet dalam perang merupakan faktor besar penyebab menyerahnya Jepang, walaupun sebenarnya Uni Soviet belum mengeluarkan deklarasi perang sampai tanggal 8 Agustus 1945, setelah bom atom pertama dilepaskan. Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945, menandatangani surat penyerahan pada tanggal 2 September 1945 di atas kapal USS Missouri di teluk Tokyo.


Surat penyerahan diri Jepang kepada Sekutu

Afrika dan Timur Tengah

1940: Mesir dan Somaliland

Pertempuran di Afrika Utara bermula pada 1940, ketika sejumlah kecil pasukan Inggris di Mesir memukul balik serangan pasukan Italia dari Libya yang bertujuan untuk merebut Mesir terutama Terusan Suez yang vital. Tentara Inggris, India, dan Australia melancarkan serangan balik dengan sandi Operasi Kompas (Operation Compass), yang terhenti pada 1941 ketika sebagian besar pasukan Persemakmuran (Commonwealth) dipindahkan ke Yunani untuk mempertahankannya dari serangan Jerman. Tetapi pasukan Jerman yang belakangan dikenal sebagai Korps Afrika di bawah pimpinan Erwin Rommel mendarat di Libya, melanjutkan serangan terhadap Mesir.

1941: Suriah, Lebanon, Korps Afrika merebut Tobruk

Pada Juni 1941 Angkatan Darat Australia dan pasukan Sekutu menginvasi Suriah dan Lebanon, merebut Damaskus pada 17 Juni. Di Irak, terjadi penggulingan kekuasaan atas pemerintah yang pro-Inggris oleh kelompok Rashid Ali yang pro-Nazi. Pemberontakan didukung oleh Mufti Besar Yerusalem, Haji Amin al-Husseini. Oleh karena merasa garis belakangnya terancam, Inggris mendatangkan bala bantuan dari India dan menduduki Irak. Pemerintahan pro-Inggris kembali berkuasa, sementara Rashid Ali dan Mufti Besar Yerusalem melarikan diri ke Iran. Namun kemudian Inggris dan Uni Soviet menduduki Iran serta menggulingkan shah Iran yang pro-Jerman. Kedua tokoh Arab yang pro-Nazi di atas kemudian melarikan diri ke Eropa melalui Turki, di mana mereka kemudian bekerja sama dengan Hitler untuk menyingkirkan orang Inggris dan orang Yahudi. Korps Afrika dibawah Rommel melangkah maju dengan cepat ke arah timur, merebut kota pelabuhan Tobruk. Pasukan Australia dan Inggris di kota tersebut berhasil bertahan hingga serangan Axis berhasil merebut kota tersebut dan memaksa Divisi Ke-8 (Eighth Army) mundur ke garis di El Alamein.

1942: Pertempuran El Alamein Pertama dan Kedua


Crusader tank Britania melewati Panzer IV Jerman yang terbakar di tengah gurun
Pertempuran El Alamein Pertama terjadi di antara 1 Juli dan 27 Juli 1942. Pasukan Jerman sudah maju ke yang titik pertahanan terakhir sebelum Alexandria dan Terusan Suez. Namun mereka telah kehabisan suplai, dan pertahanan Inggris dan Persemakmuran menghentikan arah mereka.
Pertempuran El Alamein Kedua terjadi di antara 23 Oktober dan 3 November 1942 sesudah Bernard Montgomery menggantikan Claude Auchinleck sebagai komandan Eighth Army. Rommel, panglima cemerlang Korps Afrika Tentara Jerman, yang dikenal sebagai "Rubah Gurun", absen pada pertempuran luar biasa ini, karena sedang berada dalam tahap penyembuhan dari sakit kuning di Eropa. Montgomery tahu Rommel absen. Pasukan Persemakmuran melancarkan serangan, dan meskipun mereka kehilangan lebih banyak tank daripada Jerman ketika memulai pertempuran, Montgomery memenangkan pertempuran ini.
Sekutu mempunyai keuntungan dengan dekatnya mereka ke suplai mereka selama pertempuran. Lagipula, Rommel hanya mendapat sedikit atau bahkan tak ada pertolongan kali ini dari Luftwaffe, yang sekarang lebih ditugaskan dengan membela angkasa udara Eropa Barat dan melawan Uni Soviet daripada menyediakan bantuan di Afrika Utara untuk Rommel. Setelah kekalahan Jerman di El Alamein, Rommel membuat penarikan strategis yang cemerlang ke Tunisia. Banyak sejarawan berpendapat bahwa berhasilnya Rommel pada penarikan strategis Korps Afrika dari Mesir lebih mengesankan daripada kemenangannya yang lebih awal, termasuk Tobruk, karena dia berhasil membuat seluruh pasukannya kembali utuh, melawan keunggulan udara Sekutu dan pasukan Persemakmuran yang sekarang diperkuat oleh pasukan AS.


Pasukan Sekutu mendarat, dalam serangan bernama sandi Operasi Obor.

1942: Operasi Obor (Torch Operation), Afrika Utara Perancis

Untuk melengkapi kemenangan ini, pada 8 November 1942 dilancarkanlah Operasi Obor (Operation Torch) dibawah pimpinan Jendral Dwight Eisenhower. Tujuan utama operasi ini adalah merebut kontrol terhadap Maroko dan Aljazair melalui pendaratan simultan di Casablanca, Oran, dan Aljazair, yang dilanjutkan beberapa hari kemudian dengan pendaratan di Bône, gerbang menuju Tunisia.
Pasukan lokal di bawah Perancis Vichy sempat melakukan perlawanan terbatas, sebelum akhirnya bersedia bernegosiasi dan mengakhiri perlawanan mereka.

1943: Kalahnya Korps Afrika

Korps Afrika tidak mendapat suplai secara memadai akibat dari hilangnya pengapalan suplai oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara Sekutu, terutama Inggris, di Laut Tengah. Kekurangan persediaan ini dan tak adanya dukungan udara, memusnahkan kesempatan untuk melancarkan serangan besar bagi Jerman di Afrika. Pasukan Jerman dan Italia terjepit di antara pergerakan maju pasukan Sekutu di Aljazair dan Libya. Pasukan Jerman yang sedang mundur terus melakukan perlawanan sengit, dan Rommel mengalahkan pasukan AS pada Pertempuran Kasserine Pass sebelum menyelesaikan pergerakan mundur strategisnya menuju garis suplai Jerman. Dengan pasti, bergerak maju baik dari arah timur dan barat, pasukan Sekutu akhirnya mengalahkan Korps Afrika Jerman pada 13 Mei 1943 dan menawan 250.000 tentara Axis.
Setelah jatuh ke tangan Sekutu, Afrika Utara dijadikan batu loncatan untuk menyerang Sisilia pada 10 Juli 1943. Setelah merebut Sisilia, pasukan Sekutu melancarkan serangan ke Italia pada 3 September 1943. Italia menyerah pada 8 September 1943, tetapi pasukan Jerman terus bertahan melakukan perlawanan. Roma akhirnya dapat direbut pada 5 Juni 1944.

Eropa dan Rusia (Uni Soviet)

1939: Invasi Polandia, Invasi Finlandia


Salah satu foto bewarna Perang Dunia II yang selamat dari 40 juta foto hitam putih lainnya. Tampak di tengah-tengah Adolf Hitler.


Schleswig Holstein firing Gdynia 13.09.1939
Perang Dunia II mulai berkecamuk di Eropa dengan dimulainya serangan ke Polandia pada 1 September 1939 yang dilakukan oleh Hitler
Perang Dunia II mulai berkecamuk di Eropa dengan dimulainya serangan ke Polandia pada 1 September 1939 yang dilakukan oleh Hitler dengan gerak cepat yang dikenal dengan taktik Blitzkrieg, dengan memanfaatkan musim panas yang menyebabkan perbatasan sungai dan rawa-rawa di wilayah Polandia kering yang memudahkan gerak laju pasukan lapis baja Jerman serta mengerahkan ratusan pembom tukik yang terkenal Ju-87 Stuka. Polandia yang sebelumnya pernah menahan Uni Soviet pada tahun 1920-an saat itu tidak memiliki kekuatan militer yang berarti. Kekurangan pasukan lapis baja, kekurang siapan pasukan garis belakang dan koordinasinya dan lemahnya Angkatan Udara Polandia menyebabkan Polandia sukar memberi perlawanan meskipun masih memiliki 100 pesawat tempur namun jumlah itu tidak berarti melawan Angkatan Udara Jerman "Luftwaffe". Perancis dan kerajaan Inggris menyatakan perang terhadap Jerman pada 3 September sebagai komitment mereka terhadap Polandia pada pakta pertahanan Maret 1939.
Setelah mengalami kehancuran disana sini oleh pasukan Nazi, tiba tiba Polandia dikejutkan oleh serangan Uni Soviet pada 17 September dari timur yang akhirnya bertemu dengan Pasukan Jerman dan mengadakan garis demarkasi sesuai persetujuan antara Menteri Luar Negeri keduanya, Ribentrop-Molotov. Akhirnya Polandia menyerah kepada Nazi Jerman setelah kota Warsawa dihancurkan, sementara sisa sisa pemimpin Polandia melarikan diri di antaranya ke Rumania. Sementara yang lain ditahan baik oleh Uni Soviet maupun Nazi. Tentara Polandia terakhir dikalahkan pada 6 Oktober.
Jatuhnya Polandia dan terlambatnya pasukan sekutu yang saat itu dimotori oleh Inggris dan Perancis yang saat itu dibawah komando Jenderal Gamelin dari Perancis membuat Sekutu akhirnya menyatakan perang terhadap Jerman. Namun juga menyebabkan jatuhnya kabinet Neville Chamberlain di Inggris yang digantikan oleh Winston Churchill. Ketika Hitler menyatakan perang terhadap Uni Soviet, Uni Soviet akhirnya membebaskan tawanan perang Polandia dan mempersenjatainya untuk melawan Jerman. Invasi ke Polandia ini juga mengawali praktik-praktik kejam Pasukan SS dibawah Heinrich Himmler.
Perang Musim Dingin dimulai dengan invasi Finlandia oleh Uni Soviet, 30 November 1939. Pada awalnya Finlandia mampu menahan pasukan Uni Soviet meskipun pasukan Soviet memiliki jumlah besar serta dukungan dari armada udara dan lapis baja, karena Soviet banyak kehilangan jendral-jendral yang cakap akibat pembersihan yang dilakukan oleh Stalin pada saat memegang tampuk kekuasaan menggantikan Lenin. Finlandia memberikan perlawanan yang gigih yang dipimpin oleh Baron Carl Gustav von Mannerheim serta rakyat Finlandia yang tidak ingin dijajah. Bantuan senjata mengalir dari negara Barat terutama dari tetangganya Swedia yang memilih netral dalam peperangan itu. Pasukan Finlandia memanfaatkan musim dingin yang beku namun dapat bergerak lincah meskipun kekuatannya sedikit (kurang lebih 300.000 pasukan). Akhirnya Soviet mengerahkan serangan besar besaran dengan 3.000.000 tentara menyerbu Finlandia dan berhasil merebut kota-kota dan beberapa wilayah Finlandia. Sehingga memaksa Carl Gustav untuk mengadakan perjanjian perdamaian.
Ketika Hitler menyerang Rusia (Uni Soviet), Hitler juga memanfaatkan pejuang-pejuang Finlandia untuk melakukan serangan ke kota St. Petersburg.

1940: Invasi Eropa Barat, Republik-republik Baltik, Yunani, Balkan

Dengan tiba-tiba Jerman menyerang Denmark dan Norwegia pada 9 April 1940 melalui Operasi Weserübung, yang terlihat untuk mencegah serangan Sekutu melalui wilayah tersebut. Pasukan Inggris, Perancis, dan Polandia mendarat di Namsos, Andalsnes, dan Narvik untuk membantu Norwegia. Pada awal Juni, semua tentara Sekutu dievakuasi dan Norwegia-pun menyerah.
Operasi Fall Gelb, invasi Benelux dan Perancis, dilakukan oleh Jerman pada 10 Mei 1940, mengakhiri apa yang disebut dengan "Perang Pura-Pura" (Phony War) dan memulai Pertempuran Perancis. Pada tahap awal invasi, tentara Jerman menyerang Belgia, Belanda, dan Luxemburg untuk menghindari Garis Maginot dan berhasil memecah pasukan Sekutu dengan melaju sampai ke Selat Inggris. Negara-negara Benelux dengan cepat jatuh ke tangan Jerman, yang kemudian melanjutkan tahap berikutnya dengan menyerang Perancis. Pasukan Ekspedisi Inggris (British Expeditionary Force) yang terperangkap di utara kemudian dievakuasi melalui Dunkirk dengan Operasi Dinamo. Tentara Jerman tidak terbendung, melaju melewati Garis Maginot sampai ke arah pantai Atlantik, menyebabkan Perancis mendeklarasikan gencatan senjata pada 22 Juni dan terbentuklah pemerintahan boneka Vichy.
Pada Juni 1940, Uni Soviet memasuki Latvia, Lituania, dan Estonia serta menganeksasi Bessarabia dan Bukovina Utara dari Rumania.



Perang Dunia II di Eropa. Merah adalah Sekutu atau penguasaannya, Biru adalah Axis atau penguasaannya, dan Hijau adalah Uni Soviet sebelum bergabung dengan Sekutu tahun 1941.

Jerman bersiap untuk melancarkan serangan ke Inggris dan dimulailah apa yang disebut dengan Pertempuran Inggris atau Battle of Britain, perang udara antara AU Jerman Luftwaffe melawan AU Inggris Royal Air Force pada tahun 1940 memperebutkan kontrol atas angkasa Inggris. Jerman berhasil dikalahkan dan membatalkan Operasi Singa Laut atau Seelowe untuk menginvasi daratan Inggris. Hal itu dikarenakan perubahan strategi Luftwaffe dari menyerang landasan udara dan industri perang berubah menjadi serangan besar-besaran pesawat pembom ke London. Sebelumnya terjadi pemboman kota Berlin yang ddasarkan pembalasan atas ketidaksengajaan pesawat pembom Jerman yang menyerang London. Alhasil pilot peswat tempur Spitfire dan Huricane dapat beristirahat. Perang juga berkecamuk di laut, pada Pertempuran Atlantik kapal-kapal selam Jerman (U-Boat) berusaha untuk menenggelamkan kapal dagang yang membawa suplai kebutuhan ke Inggris dari Amerika Serikat.
Pada 27 September 1940, ditanda tanganilah pakta tripartit oleh Jerman, Italia, dan Jepang yang secara formal membentuk persekutuan dengan nama (Kekuatan Poros).
Italia menyerbu Yunani pada 28 Oktober 1940 melalui Albania, tetapi dapat ditahan oleh pasukan Yunani yang bahkan menyerang balik ke Albania. Hitler kemudian mengirim tentara untuk membantu Mussolini berperang melawan Yunani. Pertempuran juga meluas hingga wilayah yang dikenal sebagai wilayah bekas Yugoslavia. Pasukan NAZI mendapat dukungan dari sebagian Kroasia dan Bosnia, yang merupakan konflik laten di daerah itu sepeninggal Kerajaan Ottoman. Namun Pasukan Nazi mendapat perlawanan hebat dari kaum Nasionalis yang didominasi oleh Serbia dan beberapa etnis lainnya yang dipimpin oleh Josip Broz Tito. Pertempuran dengan kaum Nazi merupakan salah satu bibit pertempuran antar etnis di wilayah bekas Yugoslavia pada dekade 1990-an.

1941: Invasi Uni Soviet

1944: Serangan Balik


Pasukan Amerika Serikat melakukan invasi di Pantai Omaha.
  • Invasi Normandia (D-Day), invasi di Perancis oleh pasukan Amerika Serikat dan Inggris, 1944

1945: Runtuhnya Kekuasaan Nazi Jerman

Pada akhir bulan april 1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni Soviet dan pada tanggal 1 Mei 1945, Adolf Hitler bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri bersama dengan istrinya Eva Braun di dalam bunkernya, sehari sebelumnya Adolf Hitler menikahi Eva Braun, dan setelah mati memerintah pengawalnya untuk membakar mayatnya. Setelah menyalami setiap anggotanya yang masih setia. Pada tanggal 2 Mei, Karl Dönitz diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler dan menyatakan Berlin menyerah pada tanggal itu juga. Disusul Pasukan Jerman di Italia yang menyerah pada tanggal 2 juga. Pasukan Jerman di wilayah Jerman Utara, Denmark dan Belanda menyerah tanggal 4. Sisa pasukan Jerman dibawah pimpinan Alfred Jodl menyerah tanggal 7 mei di Rheims, Perancis. Tanggal 8 Mei, penduduk di negara-negara sekutu merayakan hari kemenangan, tetapi Uni Soviet merayakan hari kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.

Akibat peran


Jumlah korban meninggal dalam Perang Dunia II. Indonesia merupakan negara dengan jumlah korban kelima terbanyak, yang hampir semuanya adalah dari rakyat sipil.

Bidang Politik

  • Amerika Serikat dan Uni Soviet menjadi negara pemenang dalam Perang Dunia II dan tumbuh menjadi negara adikuasa (superpower).
  • Menimbulkan Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.
  • Timbul negara-negara merdeka seperti Indonesia, India, Pakistan, Sri Lanka dan Filipina.
  • Beberapa negara terpecah seperti Korea, Vietnam dan Jerman.
  • Dibentuk NATO dan Pakta Warsawa.

Bidang Ekonomi

Dalam bidang ekonomi terjadi depresi yang sangat luas. Pengangguran terjadi di mana-mana. Negara yang kalah perang kekurangan modal untuk membangun kembali negaranya. Amerika Serikat menawarkan berbagai bantuan program pembangunan (penanaman modal dan pinjaman modal). Berikut ini berbagai bentuk bantuan ekonomi dari Amerika Serikat.
  • Truman Doctrine yang diarahkan untuk membantu Turki dan Yunani.
  • Marshall Plan diprogramkan untuk membangun kembali Eropa.
  • Point Four Truman diarahkan untuk bantuan bagi negara-negara yang masih terbelakang, terutama di Asia.
  • Colombo Plan yang disponsori Inggris ingin membentuk kerja sama ekonomi dan kebudayaan.

Bidang Sosial dan Kerohanian

  • Menimbulkan bencana besar bagi umat manusia, kerugian harta benda, dan nyawa sangat besar. Banyak anak kehilangan orang tua dan orang cacat korban perang.
  • Dibentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa tanggal 24 Oktober 1945.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II

Fitur Mobil Terbaru: Jok Belakang "Tembus Pandang"

Anda bisa melihat seluruh permukaan jalan di belakang mobil.

 Teknologi jok belakang yang tembus pandang.
Teknologi jok belakang yang tembus pandang. (Gizmag)
 
 
VIVAnews - Saat ingin parkir mundur biasanya penglihatan pengendara mobil ke belakang sangat terbatas, hanya melalui spion, atau jendela belakang.

Selebihnya, pengendara hanya bisa melihat jok belakang mobil yang membatasinya. Memang sekarang sudah ada fitur rear camera yang membuat penglihatan jadi lebih leluasa saat parkir mundur.

Tapi kini, ada inovasi yang tak kalah canggih dan lebih memudahkan. Ya, tim dari Universitas Keio Jepang telah mengembangkan sebuah sistem yang dapat membuat Anda bisa melihat seluruh permukaan jalan di belakang mobil--seolah pengelihatan Anda mampu menembus jok belakang dan bagasi mobil.

Percobaan ini menggabungkan kamera video yang dipasang di bagian belakang mobil dengan sebuah proyektor yang dipasang di belakang bagian bawah jok depan. Proyektor diarahkan pada sebuah cermin transparan yang dipasang di bagian atas sejajar pandangan pengemudi.

Ketika pengemudi menoleh ke belakang melalui cermin transparan tersebut, dia akan melihat proyeksi gambar yang ditangkap oleh kamera belakang seolah terpampang pada permukaan jok belakang.

Hasilnya, saat pengemudi menoleh ke belakang maka ia seolah-olah dapat melihat situasi di belakang mobil secara aktual pada permukaan jok belakang, layaknya memiliki kemampuan penglihatan untuk menembus obyek penghalang.

Seperti dilansir Gizmag, Senin, 12 November 2012, Masahiko Minami sang pencipta sistem itu, berencana mengembangkan teknologi itu agar sistem ini mampu membuat seluruh interior mobil dapat 'tembus pandang' dan menyajikan visibilitas 360 derajat bagi pengemudi.

Dia optimis versi komersial dari sistem yang diciptakannya ini bisa dinikamti dalam lima tahun mendatang.

Mobil Pintar Toyota, Bagaimana Cara Kerjanya?

Teknologi masa depan bisa mencegah kecelakaan dan ramah pejalan kaki.

 Intelligent Transport System, teknologi mobil pintar Toyota yang bisa komunikasi dengan mobil lain.

Intelligent Transport System, teknologi mobil pintar Toyota yang bisa komunikasi dengan mobil lain. (technologynewhere)

VIVAnews - Toyota tengah mengembangkan mobil pintar yang dapat mengenal sekitar, termasuk mengerti rambu-rambu dan bisa komunikasi dengan kendaraan lain.

Seperti dikutip dari laman resmi Toyota, Senin 19 November, Toyata baru saja mengumumkan kepada wartawan bahwa perusahaannya sedang mengujicoba mobil berteknologi Intelligent Transport System di sirkuit Toyota, di dekat Gunung Fuji, Prefecture Shizuoka, Jepang.

Pada 2014  smart-car ini akan diuji coba di beberapa jalan umum di Jepang dan Amerika Serikat. "Tentu saja sebelum uji coba itu dilakukan, Toyota sudah mematangkannya di sirkuit uji coba seluas 3,5 hektare," tulis pernyataan itu.

Mobil-mobil yang memiliki Intelligent Transport System itu menerima informasi dari sejumlah sensor dan transmitter yang dipasang di jalan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di lokasi rawan, seperti mengabaikan lampu merah,  mobil yang melaju kencang dari posisi yang tidak terlihat di spion (blind spot) atau penyebrang jalan.  Sistem ini juga menguji sistem komunikasi antar kendaraan.

Jika ada pedestrian menyebrang di lokasi yang tak terlihat pengemudi, mobil akan memicu bunyi beep-beep dan muncul gambar orang di layar di depan pengemudi.

Kemudian, jika ada kendaraan lain di persimpangan, akan muncul gambar panah. Selain itu juga ada suara wanita mengingatkan ada lampu merah jika pengemudi tetap mengabaikan lampu tanda berhenti itu.

Managing officer Moritaka Yoshida mengatakan, teknologi masa depan ini bisa mencegah kecelakaan, lebih waspada dengan pedestrian, dan membantu pengemudi berusia lanjut.  “Kami menawarkan teknologi terbaik di dunia,” ujarnya.

Toyota juga memperkenalkan teknologi yang membantu pengemudi mengerem lebih kuat untuk mencegah tabrak belakang.  Menurut Toyota, pengemudi sering kurang kuat menekan pedal rem karena telanjur panik. Tabrakan belakang menyumbang 34 persen dari total tabrakan di Jepang. (adi)

Minggu, 30 September 2012

9 Stadion Termahal di Dunia

Apa nama stadion termahal di dunia? Santiago Bernabeu? Allianz Arena? Emirates Stadium? Bukan. Jawabannya adalah MetLife Stadium, kandang dua klub American Football, New York Jets dan New York Giants.
Berapa harga total pembangunan MetLife Stadium? 1,6 miliar dolar atau sekitar Rp 16 triliun. Jumlah tersebut sama dengan keuntungan yang diraih UEFA dalam penyelenggaraan Euro 2012 lalu.
Untuk urusan termahal, stadion-stadion klub sepakbola strata teratas di Eropa ternyata masih kalah dari beberapa klub American Football. Berikut adalah stadion-stadion termahal sejagat raya.
1. MetLife Stadium

New York Giants dan New York Jets pantas berbesar hati karena menjadi si empunya stadion termahal di dunia ini. Awalnya kedua tim tersebut berbagi markas di Giants Stadium. Dan sejak 2010 lalu, kedua tim kini pindah ke MetLife Stadium, yang letaknya hanya bersebelahan dengan rumah tua mereka.
Sebagai catatan, Juventus dan AC Milan sempat bertanding di Giants Stadium dalam laga Super Coppa 2003 lalu. Kini MetLife Stadium — sebagaimana Giants Stadium — masih tercatat sebagai satu-satunya stadion di NFL yang menjadi markas dua tim sekaligus. Lalu berapa harga stadion termahal dunia ini? 1,6 miliar dollar (sekarang kira-kira Rp 15 triliun) atau “hanya” terpaut satu triliun rupiah dari Yankee Stadium.

2. Yankee Stadium

Klub bisbol New York Yankees adalah tuan rumah stadion yang terletak di Bronx, New York ini. Berdiri sejak 1923, Yankee Stadium sempat direnovasi oleh negara pada tahun 1976, lalu renovasi paling mutakhir dilakukan pada 2009.
Berdiri di area seluas 46.000 m2, di dalam Yankee Stadium juga terdapat sebuah museum yang menyediakan video-video memorabilia New York Yankees, beberapa restoran dan kafe — di antaranya Hard Rock Cafe –, serta ruangan untuk terapi pemain dengan sebuah kolam renang di dalamnya. Stadion ini menelan biaya total pembangunan sebesar 1,5 miliar dolar atau kira-kira Rp 14 triliun.

3. Cowboys Stadium

Stadion yang memiliki daya tampung 80.000 tempat duduk ini — yang dapat ditingkatkan menjadi 111.000 jika ditambahkan area untuk berdiri — adalah markas dari klub American Football, Dallas Cowboys.
Selain sebagai arena American Football, stadion ini juga bisa disulap menjadi lapangan basket dan tinju. Rekor penonton di stadion seharga 1,33 dolar atau nyaris lebih dari Rp 12 triliun ini adalah ketika pertandingan antara Dallas Cowboys vs. New York Giant, yang menyedot hingga 105.121 penonton.

4. Wembley Stadium

Inilah salah satu stadion kebanggaan warga Inggris. Selain dapat digunakan untuk menyelenggarakan pertandingan sepakbola, “The New Wembley” yang letaknya di London ini juga bisa mengakomodir pertandingan rugby, American Football, konser musik, dan lomba atletik.
Kapasitas tempat duduk untuk tiap event pun berbeda-beda. Untuk sepakbola dan rugby, Wembley Stadium menyediakan 90.000 kursi, untuk American Football 86.000, untuk konser bervariasi, dari 75.000 hingga 90.000 tempat duduk dan juga tersedia area berdiri yang dapat menampung sekitar 15.000 orang, lalu untuk atletik tersedia 60.000 hingga 72.000 tempat duduk. Berapa dana yang diperlukan untuk membangun markas tim nasional Inggris ini? 1,25 miliar dolar AS atau sekitar lebih dari 11 triliun rupiah.

5. Citi Field

New York Mets adalah juragan di stadion berbiaya sebesar 922 juta dolar ini atau setara dengan 8,8 trilun rupiah. Dana yang nyaris sama dengan total anggaran Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia untuk tahun 2013.
Apa yang membuat stadion berkapasitas  41.922 bangku ini menjadi mahal? Salah satunya adalah, di dalamnya terdapat The Delta Sky360 Club, sebuah bangunan yang memiliki konsep restoran, kafe, dan bar, dengan 1.600 bangku dan dibuat dengan standar yang eksklusif.

6. Rogers Centre

Ada dua tim yang menempati stadion bernilai 914 juta dolar AS atau Rp 8,7 triliun ini: Toronto Blue Jays dari Major League Baseball dan Toronto Argonauts dari Canadian Football League.
Stadion dengan biaya yang diperkirakan dapat untuk membuat lintasan monorel kurang lebih sepanjang 30 kilometer di Jakarta itu ternyata juga multifungsi, lantaran juga terdapat sebuah hotel dengan 348 kamar, di mana 70 di antaranya menghadap langsung ke lapangan. Fakta lain, ternyata stadion yang kini bernama SkyDome itu adalah stadion pertama di dunia yang menggunakan atap otomatis pertama.

7. London Olympic Stadium

Stadion ini dibangun sebagai salah satu sarana Olimpiade 2012 yang diselenggarakan di London. Pembuatan awal stadion berkapasitas 80.000 tempat duduk ini “hanya” menghabiskan dana 486 juta dolar AS (Rp 4,6 triliun), tetapi kini angka tersebut mencapai total hingga 775 juta dolar atau sama dengan 7,4 triliun rupiah.
Biaya super besar tersebut tampak konyol, sebab pasca Olimpiade 2012 selesai, stadion tersebut tak lagi memiliki fungsi apapun. Kini pihak Komite Olimpiade London tengah berusaha menjual stadion itu berbagai pihak. Kabarnya, Tottenham Hotspur dan West Ham menjadi dua klub yang berminat untuk membelinya.

8. Soldier Field

Klub American Football kembali menyodorkan nama stadionnya sebagai salah satu yang termahal di dunia. Kali ini adalaj stadion milik klub Chicago Bears, Soldier Field. Pembuatan stadion yang dulu dinamakan Municipal Grant Park Stadium itu ditaksir hingga mencapai nominal  755 juta dolar AS atau sekarangkira-kira Rp 7,2 triliun.
Meski megah dan mewah, tetapi stadion berkapasitas 61.500 tempat duduk ini tak lepas dari kritik. Blair Kamin, salah seorang kritikus arsitektus ternama di Chicago menyebut stadion itu telah “merusak pemandangan indah di danau Shore”. Kendati demikian, stadion ini juga sempat mendapat penghargaan dari American Institute of Architects di tahun 2004 karena desainnya yang menawan.

9. Emirates Stadium

Markas Arsenal ini sejatinya telah selesai sejak 2006 lalu dengan biaya “hanya” mencapai 350 juta dolar AS (Rp 3,15 triliun). Akan tetapi, dengan nilai inflasi sekarang, dan renovasi yang terus dilakukan, biaya tersebut kini membengkak menjadi 750 juta dolar (Rp 7,5 triliun), atau setara dengan jumlah yang dikeluarkan Mikail Prokhorov, seorang biliuner Rusia dan pemlik klub basket Brooklyn Nets, kala membeli sebuah vila peninggalan raja Leopold Belgia pada tahun 1902 yang terletak di Prancis.
Sebagai catatan, pembangunan Emirates Stadium, yang memiliki kapasitas 60.400 kursi itu merupakan sebuah kelangkaan dalam sepakbola Inggris karena mencantumkan nama sponsor sebagai nama stadion.