Senin, 18 Juni 2012

Sejarah Piala Euro 1984



Data & Fakta

Perancis diberi kehormatan untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa 1984 setelah sukses pada Piala Eropa 1960. Perancis berada di Grup A bersama Denmark yang untuk pertama kalinya tampil di kejuaraan Eropa, Belgia (finalis Piala Eropa 1980) dan Yugoslavia. Sedangkan Jerman Barat, Spanyol, Portugal dan Rumania berada di Grup B.

Michel Platini menjadi bintang di Piala Eropa 1984. Ia membawa Perancis menjuarai Grup A dan menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan. Denmark, di luar dugaan mampu mendampingi Perancis untuk lolos ke semifinal setelah menang atas Yugoslavia dan Belgia.

Jerman Barat yang tampil superior di Piala Eropa sebelumnya ternyata sangat mengecewakan di Perancis. Mereka hanya mampu berada di peringkat 3 dan tidak lolos grup. Spanyol dan Portugal yang berhak lolos dari Grup B.

Di semifinal, gol Platini di babak perpanjangan waktu membawa Perancis ke final dan bertemu dengan Spanyol yang lolos ke final setelah menang lewat adu penalti atas Denmark. Di final yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Perancis mengukuhkan diri sebagai juara lewat kemenangan 2-0 atas Spanyol. Ini merupakan kali pertama Perancis meraih trofi juara di tingkat Eropa.

Kontroversi

Setelah tampil mengecewakan, Federasi Sepakbola Jerman Barat memutuskan untuk memecat pelatih Jupp Derwall sesaat setelah mereka dinyatakan tidak lolos ke babak semifinal. Legenda tim nasional Jerman, Franz Beckenbauer dipilih untuk menggantikan Derwall.(Viva.co.id)

Sejarah Piala Euro 1980



Data & Fakta

Sukses menjadi tuan rumah Piala Eropa 1968, Italia kembali dipilih UEFA menggelar Piala Eropa 1980. Untuk pertama kalinya format Piala Eropa berubah.

Di Piala Eropa sebelumnya, hanya empat negara yang berhak tampil di Piala Eropa. Semakin berkembang dan kompetitifnya persaingan antar negara di Eropa membuat UEFA memutuskan untuk menambah empat negara lagi sehingga total delapan negara berhak maju ke Piala Eropa 1980.

Turnamen ini dibagi menjadi dua grup. Di Grup A terdapat Jerman, Cekoslowakia, Yunani dan Belanda. Sedangkan Grup B berisikan tuan rumah Italia, Belgia, Spanyol dan Inggris.

Italia tampil tanpa penyerang Paolo Rossi harus kesulitan menghadapi Belgia yang di luar dugaan tampil cemerlang. Setelah hanya berada di peringkat 2 di Grup B, Italia hanya berhak tampil pada perebutan posisi 3 melawan Cekoslowakia. Sayangnya, setelah bermain imbang 1-1, Italia harus takluk dari Cekoslowakia.

Final mempertemukan Jerman Barat dan Belgia. Jerman Barat tampil menyerang dan unggul lebih dulu di menit 10 lewat gol Horst Hrubesch sampai akhirnya Belgia menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Namun, kemudian Hrubesch mencetak gol kedua sekaligus gol kemenangan untuk Jerman Barat. Tim Panser berhak menjadi jawara Piala Eropa 1980.

Kontroversi


Salah satu Piala Eropa yang tidak sukses karena sedikitnya penonton. Kerusuhan yang terjadi antara hooligans Inggris dengan pendukung Belgia menjadi catatan kelam di Piala Eropa 1980.(Viva.co.id)

Sejarah Piala Euro 1976



Data & Fakta

Digelar pada 16-20 Juni 1976, Piala Eropa di Yugoslavia ini menghasilkan jawara baru, Cekoslowakia. Menjadi tim yang tidak diunggulkan di kompetisi ini membawa berkah buat pasukan Vaclav Jezek.

Di luar dugaan, mereka mampu mengalahkan Belanda 3-1. Der Oranje yang diperkuat pemain-pemain berpengalaman seperti Johan Cruyff dan Johan Neeskens tidak mampu menjebol gawang Cekoslowakia yang dikawal Ivo Viktor. Satu-satunya gol untuk Belanda justru hasil kesalahan kapten Cekoslowakia, Anton Ondrus yang membuat gol bunuh diri.

Di final, Cekoslowakia bertemu dengan sang juara bertahan Jerman Barat. Tampil tanpa beban, Ceko mampu unggul dua gol atas Jerman Barat sebelum Dieter Mueller dan Bernd Holzenbein menyamakan kedudukan.

Pertandingan pun dilanjutkan melalui tendangan penalti. Uli Hoeness menjadi satu-satunya pemain Jerman Barat yang gagal. Sedangkan semua pemain Cekoslowakia berhasil menceploskan penalti ke gawang Sepp Meier. Cekoslowakia pun berhak menjadi jawara Piala Eropa 1976 untuk pertama kalinya.

Fakta Unik

Antonin Panenka yang menjadi penendang penalti penentu kemenangan Cekoslowakia, melakukan tendangan tidak wajar di masa itu. Bukannya menendang ke sisi kanan atau kiri kiper, ia malah mengecoh kiper Sepp Meier dan menendang ke arah kiper.

Saya tahu kiper akan bergerak ke kanan atau ke kiri, maka dari itu saya melakukan perjudian dengan menendang bola ke tengah. Hasilnya, kami berhasil menggondol Piala Eropa 1976, ujar Panenka.(Viva.co.id)

Sejarah Piala Euro 1972



Data & Fakta

Digelar di Belgia pada 14-18 Juni 1972, format Piala Eropa kali ini tidak berubah dari sebelumnya. Empat negara yang ikut serta di kompetisi ini adalah Belgia sebagai tuan rumah, Uni Soviet, Jerman dan Hungaria.

Piala Eropa 1972 juga menjadi saksi sejarah betapa superiornya Jerman Barat yang dimotori Franz Beckenbauer. Mereka tampil dengan mayoritas pemain dari tim kuat Jerman Barat saat itu, Bayern Munich dan Borussia Moenchengladbach.

Jerman Barat sudah tak terkalahkan dari babak kualifikasi hingga akhirnya masuk final dan bertemu dengan kekuatan lama Eropa, Uni Soviet. Diprediksi akan kesulitan mengalahkan Uni Soviet, ternyata Jerman mampu mencukur Uni Soviet 3-0.

Gerd Mueller yang baru 26 tahun mencetak 2 gol pada pertandingan ini. Satu gol Jerman Barat lainnya dicetak oleh Herbert Wimmer.

Kami bermain sesuai dengan ritme permainan dan mengerti satu sama lain. Itu juga berlaku saat kami tidak sedang berada di lapangan, ujar Mueller ketika itu. Itu juga yang membuat Jerman Barat sukses menjadi jawara di Piala Dunia 1974.

Kontroversi

Islandia jadi satu-satunya negara yang bergabung di UEFA tapi absen dari pagelaran Piala Eropa. Mereka sudah tidak mengikuti kualifikasi sejak 1964 dan baru kembali mengikuti kompetisi pada 1976.(Viva.co.id)